Motor listrik MAKA Cavalry hitam melaju di jalanan kota pada malam hari.

Berapa Jarak Tempuh Maka Cavalry dalam Sekali Charge?

Maka Cavalry bisa menempuh jarak hingga 160 kilometer dalam satu kali pengisian penuh. Jarak tempuh ini menjadi salah satu pertimbangan utama bagi pengendara yang ingin beralih dari motor bensin ke motor listrik. Berbeda dengan mengisi bensin yang mengharuskan pengendara datang dan mengantre di SPBU, Pemilik motor listrik bisa mengisi ulang baterai dengan lebih fleksibel, menyesuaikan jarak tempuh dan waktu perjalanan.

Baterai dan Dapur Pacunya

Baterai Cavalry menggunakan tipe Lithium Ferro Phosphate atau LFP, jenis yang juga banyak dipakai di mobil listrik karena daya tahannya. Kapasitasnya 4 kWh, dengan tegangan 76,8V dan arus 52Ah. Baterai ini tertanam permanen di bodi motor, bukan tipe lepas pasang.

Baterai sudah bersertifikasi IP67, artinya tahan debu dan bisa terendam air sampai kedalaman 60 cm. Cavalry juga menggunakan sistem pengereman regeneratif. Sistem ini mengubah energi saat pengereman menjadi listrik untuk mengisi baterai. Teknologi tersebut membantu mengurangi energi yang terbuang sebagai panas pada kampas rem.

Untuk performa, motor listrik Cavalry menghasilkan 12 hp atau setara 9 kW, dengan torsi 252 Nm, kecepatan maksimal 105 km per jam, dan akselerasi 0 sampai 60 km per jam dalam 4,8 detik. Cavalry juga sanggup menanjak sampai kemiringan 30 derajat.

Kenapa Jarak Tempuh Bisa Berubah-ubah

Cavalry bisa mencapai jarak 160 km dalam kondisi ideal. Kondisi tersebut mencakup kecepatan konstan dan jalan rata. Pengujian juga menggunakan satu pengendara tanpa beban tambahan.

Dalam penggunaan sehari-hari, beberapa faktor memengaruhi jarak tempuh riil. Gaya berkendara menjadi salah satu faktor utamanya. Tarikan gas yang dalam dan kebiasaan ngebut membuat baterai lebih cepat terkuras. Sebaliknya, berkendara santai dengan kecepatan stabil bisa menghemat energi.

Kondisi jalan juga memengaruhi konsumsi energi. Tanjakan membutuhkan energi lebih besar daripada jalan datar. Beban bawaan, cuaca, dan tekanan angin ban juga memengaruhi jarak tempuh. Rata-rata pengendara motor di Indonesia menempuh 20 sampai 40 km per hari. Angka tersebut juga mencakup kebutuhan mobilitas tinggi seperti ojek online dan kurir. Dalam kondisi tertentu, pengendara bahkan bisa menempuh lebih dari 100 km sehari.

Dengan kemampuan jarak tempuh sejauh ini, Cavalry punya ruang yang cukup untuk kebutuhan harian. Pengendara juga bisa menggunakannya untuk perjalanan bolak-balik seperti rute Denpasar–Sanur atau Denpasar–Canggu dalam sehari.

Ngecas Baterainya Berapa Lama

Setiap pembelian Cavalry sudah termasuk MAKA Charger standar. Pengisian untuk menambah jarak 20 km membutuhkan waktu sekitar 60 menit dengan charger ini.

Ada dua opsi tambahan untuk pengisian lebih cepat. MAKA Charger+ bisa mengisi jarak 20 km dalam 26 menit, sementara MAKA Fast Charging bisa mengisi jarak yang sama dalam 12 menit. Sistem pengisian ini membutuhkan daya listrik minimal 900 watt, cukup pakai stopkontak rumah tanpa instalasi listrik khusus.

Cukup Buat Muter-muter Bali?

Untuk rute harian dalam kota seperti Denpasar, Kuta, sampai Canggu, kapasitas 160 km cukup untuk menutupi kebutuhan beberapa hari tergantung intensitas pemakaian. Untuk rute yang lebih jauh seperti Denpasar ke Ubud dilanjutkan ke Kintamani dalam satu hari, pengendara sebaiknya berangkat dengan baterai penuh.

Pengendara bisa mengetahui jarak tempuh aktual dengan lebih akurat melalui pemakaian langsung sesuai kebiasaan berkendara masing-masing. Kalau ingin mengetahui langsung seperti apa performa dan jarak tempuh Cavalry, anda bisa mencoba test ride di MAKA Showroom Bali, Jalan Teuku Umar No. 130, Denpasar.

Bagikan

Facebook
WhatsApp
X
Telegram

Artikel Terkait